Sekolah Alam Duri Menjadi tuan Rumah Indonesia Main Sains


sekolah alam duri

DURI – Sekitar 200 siswa siswi yang merupakan utusan dari 20 sekolah yang berada di Kecamatan Mandau dan Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis mengikuti kegiatan Indonesia Bermain Sains, bermain sambil belajar.

Acara yang ditaja oleh Indonesia Main Sains (IMS) pada Selasa, 20 Februari 2018 digelar di aula Sekolah Alam Duri ini mendapatkan antusias yang tinggi baik dari ratusan pesertanya juga dari guru yang mendampingi.

DR. Abdullah Muzi Marpaung, pimpinan IMS kepada KR mengatakan bahwasanya Sekolah Alam Duri merupakan sekolah yang ke-20 yang dikunjungi IMS.

“IMS memiliki target untuk berkeliling mengunjungi 50 titik dalam negara guna memberikan pelajaran sekaligus bereksperimen. Indonesia saat ini juga sering ketinggalan tentang pengetahuan sains terutama di kalangan pelajar. Di Asia Tenggara, kita kalah dengan Vietnam, karena itulah saya bersama team menggagas sebuah ide untuk membuat gerakan Indonesia Main sains( IMS) yang saat ini berpusat di Tangerang,” kata Abdullah Muzi Marpaung.

Masih kata Abdullah Muzi Marpaung, “Melalui IMS kita mensosialisaikan dan mengajak anak anak sekolah mulai tingkat dasar yang sama – sama kita tahu terkadang anak -anak mengalami rasa jenuh belajar sains. Oleh karena itulah kami menggagas ide yang menyenangkan yakni bermain sambil belajar dengan sains,” pungkasnya.

Ketua pelaksana kegiatan Guslinar Yetti S.Si pula menuturkan, “Sebagai mitra Indonesia Main Sains Duri ini adalah langkah awal kita untuk lebih berkreasi dalam menerapakan pembelajaran sains.Tujuan kegiatan ini bisa mengenalkan pembelajaran sains yang menarik dan menyenenangkan untuk guru dan siswa serta memberikan motivasi kepada kita semua dan meneruskan pembelajaran kedepanya,” kata Guslinar Yetti.

Kepala sekolah alam

Yulmi Safdi S,Pd, M.Si di Sekolah Alam Duri pula menyatakan bahwasanya pihaknya merasa sangat gembira karna menjadi tuan rumah kegiatan Indonesia bermain sains.

“Mudah – mudahan kegiatan hari ini bisa bermanfaat, menerapkan ilmu yang didapat nantinya dan menjadi inspirasi untuk kita semua,” kata Yulmi singkat.

Nurlianingsih, seorang peserta mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat. “Walaupun sekolah saya cukup jauh dari sekolah alam namun ini sebuah ilmu yang perlu kita gali dan kita terapkan dalam pembelajaran kepada anak didik kita di sekolah agar tidak mudah bosan dengan pelajaran sians”.(Arik J)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>