Konsep Pendidikan di Sekolah Alam


A. Prinsip Dasar
Sekolah Alam menerapkan Prinsip Dasar dalam menyusun Kurikulum, yaitu :

  1. Menggeser paradigma dari “ sekolah identik dengan bangunan” menjadi Sekolah adalah Aktivitas yang terstruktur”. Pada hakekatnya seluruh aktivitas yang ada di masyarakat adalah sekolah,
  2. Penuh muatan Aktivitas yang menggali potensi sumber daya alam dan budaya (insitu development),
  3. Buku, Internet, Audio Visual Room dan khazanah ilmu lainnya akan mengisi dan memperkuat konsep dan capaian Kegiatan Belajar Mengajar,
  4. Experimen dan Teladan Guru merupakan hal utama yang memperkuat dan memperkaya pengalaman siswa.

B. Standar Pendidikan
Mengacu pada Sistem Pendidikan Nasional dengan menitikberatkan pada pembentukan karakter, yaitu :

  1. Akhlakul Karimah; Cara Tunduk Manusia pada Sang Pencipta,
  2. Logika Ilmiah; Cara tunduk alam semesta pada Sang Pencipta,
  3. Leadership; Kepemimpinan,
  4. Bisnis; Cara mencari rejeki yang halal.

C. Proses Belajar Mengajar
Bahwa proses Belajar-Mengajar adalah proses pencarian pengalaman dan proses penstrukturannya :

  • Bersama Alam; Anak-anak tumbuh & berkembang menjadi manusia terbaik (Proses),
  • Kepada Alam; Anak-anak mengambil hikmah/pelajaran di balik kejadian (Observasi)

D. Metode Belajar

  • Menerapkan metode SPIDER WEB, dengan berbasis tema ataupun proyek, proses belajar dikembangkan secara menyeluruh ke semua bidang ilmu dengan tujuan akhir mengenal pengatur Alam Semesta Dialah Allah SWT,
  • Melalui Proses Accelerated LEARNING, siswa belajar dengan melibatkan semua potensi dirinya,
  • Dengan Active Learning, siswa diajak untuk Fun, Fresh and Friendly dalam belajar dan aktif dengan kegiatan observasi dan eksplorasi.

E. Aneka Kegiatan Siswa
Belajar Al-Qur’an, Shalat Dhuha, Berkebun, Observasi, Komputer, Outbound, Outing, Field Trip, Olah Sampah, Bermain, Camping, Art, dll.

F. Test & Seleksi
Dilakukan test kematangan bagi siswa baru dan dialog pendidikan bagi orangtua, test kematangan dilakukan untuk seleksi berdasarkan perkembangan mental untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar sesuai dengan usia dan untuk mengetahui apakah calon siswa memerlukan perlakuan khusus (bagi yang mungkin memiliki gangguan konsentrasi, motorik, atau emosional). Test seleksi yang dilakukan BUKAN tes akademik.

H. Quota dan Usia

  • PLAYGROUP : minimal usia 3th, 20 siswa per kelas.
  • TK A : minimal usia 4 th, 20 siswa per kelas
  • TK B : minimal usia 5 th, 20 siswa perkelas
  • SD Kelas 1 : usia 6 th, 20 siswa perkelas
  • SD Kelas 2 : 20 siswa per kelas
  • SD Kelas 3 : 20 siswa per kelas